Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kisah Inspiratif Guru SD GMIT Tenun Bendera Merah Putih Terpanjang dari Desa Lobo Hede, NTT untuk Indonesia

Poros NTT News
Inspirasi Guru SD GMIT: Tenunan Bendera Merah Putih Terpanjang, Mengukir Sejarah Cinta Kebangsaan.

Kupang,PRS – Sebuah kisah luar biasa seorang guru SD GMIT di Provinsi NTT, Ibrahim Bire Logo, mengukir keajaiban dengan menciptakan tenunan bendera Merah Putih terpanjang yang menjadi simbol semangat kebangsaan dan cinta pada Pancasila.

Dengan dedikasi tinggi, Ibrahim menghabiskan waktu dan tenaganya selama 56 hari untuk menenun Bendera Merah Putih dengan ukuran yang mengagumkan, panjang mencapai 77 Meter dan lebar 1 Meter.

Dedikasi ini bukan sekedar karya seni, tetapi juga ungkapan nyata dari rasa cinta pada tanah air dan semangat kebangsaan.

Ibrahim kepada media PorosNTT  Minggu,4 Februari 2024, mengungkapkan bahwa proses pembuatan bendera ini melibatkan tiga tenaga kerja, termasuk istrinya, Elisabet Dju, yang turut serta dengan penuh semangat.

Mereka bekerja dengan intensitas tinggi, bahkan mencapai 24 jam dalam minggu terakhir, menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong dalam mewujudkan karya budaya ini.

Bendera yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri, di mana warna merah dan putih tidak dijahit, melainkan menjadi satu kesatuan benang palang secara tradisional.

Baca Juga :  Menjelang Tahapan Pemilu Partai Perindo Kabupaten TTU Lakukan Pergantian Ketua DPD

Ibrahim menjelaskan bahwa tingkat kesulitan tertinggi adalah menyelaraskan benang merah palang dengan benang merah vertikal, menciptakan harmoni yang memerlukan keahlian dan ketelitian tinggi.

Bahan yang digunakan adalah benang katun dengan tambahan pewarna kimia merah, semuanya ditenun dengan menggunakan alat tenun tradisional.

Meskipun selesai sejak tahun 2022, bendera tersebut masih tersimpan dengan baik di rumah Ibrahim, menunggu saat yang tepat untuk dipersembahkan kepada Negara sebagai lambang kehormatan bangsa.