Kejari TTU Telah Setor Uang Denda Terpidana Ke Kas Negara

Kejari TTU kembali menyetor uang denda Terpidana ke Kas Negara berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor 39/PID.SUS-TPK/2022/PN.Kpg,

Reporter: David Neno NaisaliEditor: Redaksi
Poros NTT News
Keteragan foto: Kejari TTU saat melakukan penyetoran uang senilai 100 juta rupiah ke kas Negara pada hari Rabu 7 November 2022.

Kefamenanu, Porosnttnews.comKejari TTU kembali menyetor uang senilai Rp 100.000.000,00 ke kas negara pada hari Rabu 7/11/2022.

Uang tersebut merupakan denda dari  Terpidana Munawar Luthfi berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor 39/PID.SUS-TPK/2022/PN.Kpg, Tanggal 27 Oktober 2022.

Swipe up untuk membaca artikel

Dimana dalam Putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap tanggal 03 November 2022 tersebut.

Bahwa  Terpidana  atas nama Munawar Luthfi  membayar denda sebesar Rp.100.000.000,00 dan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

Atas dasar putusan tersebut, maka hari ini terpidana sudah membayar uang dendanya.

“Kami dari Kejari TTU hari ini menyetorkan ke Kas Negara,  Kepala Kejaksaan Negeri TTU Robert Jimy Lambila, S.H, M.H melalui kasi Intel Kejari TTU Hendrik Ti’ip,S.H,kepada wartawan pada hari Rabu 7/11/2022.”

Hendrik menjelaskan uang pembayaran denda oleh terpidana Munawar Luthfi itu, merupakan salah satu terpidana kasus pengadaan Alkes RSUD kefamenanu tahun 2015.

Baca Juga :  Enam Bulan Tidak Bayar Utang, Bos Warung Segel Kantor PT Adhi Karya di Lembata