Kompetensi kepribadian mereka sama seperti semboyan Ki Hajar Dewantara, Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tut Wuri Handayani.
“Artinya didepan sebagai teladan, dibelakang kita mendorong, ditengah kita sebagai penuntun mereka,” ungkap Timoteus.
Kemudian kompetensi Sosial, ini sangat berkaitan dengan interaksi bersama siswa dan rekam sejawat dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda, ” Itu yang saya tegaskan kepada mereka selama ini,” katanya.
Selain itu, “Mereka juga mampu menguasai soft skill mau pun hard skill karena dilapangan dunia kerja nanyi mereka harus menguasai point tersebut.”
Sementara dijelaskan oleh Bapa Dekan terkait 4 program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universtas San Pedro, sudah meraih Akreditasi baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik).
Lagi pula Universitas San Pedro dengan merdeka belajar, tentu sebagai modal pengelaman mereka harus memiliki soft skill dan hard skill dalam penyesuaian untuk mengenal berbagai latar belakang siswa dan teman sejawat.
Selanjutnya ajakan Bapa Dekan FKIP San Pedro untuk masyarakat NTT, mari bergabung bersama kami untuk mensukung dan meningkat mutu pendidikan secara berkelanjutan di Universita San Pedro.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












