Ketika Kampus Toleransi Disambangi Presiden di Era Zainur Wula

Poros NTT News
Prof Zainur Wula mengenakan kemeja puti, Guru Besar Pertama yang Mengukir Sejarah Universitas Muhammadiyah Kupang.

PRS – Perjalanan panjang Universitas Muhammadiyah Kupang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin yang memiliki dedikasi besar terhadap dunia pendidikan.

Salah satu tokoh yang meninggalkan jejak kuat adalah Zainur Wula.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Ia dikenal sebagai guru besar pertama di Universitas Muhammadiyah Kupang sejak kampus tersebut berdiri pada tahun 1987.

Selain itu, Zainur Wula juga pernah memimpin universitas tersebut selama dua periode sebagai rektor, membawa perubahan penting dalam perkembangan kampus.

Poros NTT News

Selama memimpin Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Zainur Wula dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan mahasiswa.

Pendekatan yang sederhana dan terbuka membuatnya mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tokoh masyarakat di NTT.

Kedekatan itu juga membuat kampus semakin dikenal luas dan menarik minat banyak mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kupang.

Baca Juga :  Kebijkan Kontroversi dari Gubernur NTT Siswa Masuk Jam 5 Pagi, DPRD Flotim: Salah Satu SMAK di Flotim Sudah Terapkan Hal Itu Sejak Lama

“Universitas Muhammadiyah Kupang adalah rumah bagi kita untuk belajar dan mengasah masa depan yang lebih baik,” demikian pesan yang sering disampaikan Zainur Wula dalam berbagai kesempatan.

Dalam berbagai sambutannya, Zainur Wula juga kerap menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Kupang merupakan kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

Menariknya, meskipun berada di bawah naungan Muhammadiyah, sebagian besar mahasiswa di kampus tersebut justru berasal dari latar belakang agama Kristen.

Namun keberagaman itu tidak pernah menjadi penghalang. Justru nilai toleransi dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan akademik yang harmonis.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung