PRS – Dalam suasana penuh semangat dan syukur, Kepala Sekolah SMAK St. Yakobus Rasul Lewoleba, Charles Primus Kia, SH., M. Pd, menyampaikan pesan mendalam tentang makna hidup sebagai sebuah kesempatan untuk berbuat baik.
Setelah mendapat bantuan dari ibu Julie Sutrisno Laiskodat, anggota DPR RI dari Partai Nasdem dalam kegiatan Lomba Kitab Suci pada bulan September kemarin, kembali dibantu oleh Anggota DPRD kabupaten Lembata dari Partai Nasdem.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran bahasa Inggris yang digagas oleh guru bahasa Inggris, Mey Bahy, bersama Komunitas Taman Daun komunitas yang diprakarsai oleh John Batafor, anggota DPRD Lembata dari Partai NasDem.
“Hidup adalah kesempatan. Hidup adalah peluang untuk berbuat sesuatu dan menjadi lebih baik. Karena sejatinya, hanya perbuatanlah yang menjadi milik kita sesungguhnya,”
tutur Charles Primus Kia.
Diketahui kegiatan kolaboratif ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Komunitas Taman Daun, DPRD Lembata, dan pihak sekolah untuk memperluas wawasan serta kemampuan berbahasa Inggris siswa SMAK St. Yakobus Rasul Lewoleba.
Melalui kegiatan pembelajaran interaktif, siswa diajak berani berbicara, menulis, dan berpikir kreatif menggunakan bahasa Inggris.
Para relawan dari Taman Daun berbagi pengalaman, metode belajar yang menyenangkan, dan motivasi agar siswa di Lembata bisa bersaing di tingkat nasional maupun global di masa depan.
Kepala Sekolah, Charles Primus Kia, memberikan apresiasi besar kepada para anggota DPRD dari Partai Nasdem yang turut mendukung program ini.
Ia menilai, kehadiran para relawan dan dukungan masyarakat menjadi bentuk nyata dari semangat gotong royong dalam dunia pendidikan.
“Saya berterima kasih kepada Komunitas Taman Daun yang telah datang dan berbagi ilmu dengan anak-anak kami. Terima kasih juga buat ibu Julie yang memiliki kader Partai Nasdem yang duduk di DPRD kab. Lembata yang memfasilitasi kegiatan berharga ini,” ujarnya.
SMAK St. Yakobus Rasul Lewoleba dikenal sebagai sekolah yang penuh perjuangan di Bawah Naungan Kementerian Agama yang minim anggaran.












