Thomas Vonggo kemudian meminta rekan-rekan korban untuk mengambil kunci kamar kos dari rumah pamannya, Jhon Tuan.
Tak lama kemudian, tante korban, Marce Langoday, tiba dengan membawa kunci kamar korban dan membuka pintu kamar kos.
Di dalam, tante korban menemukan darah di kabel listrik, tetapi tidak melihat korban.
Keluarga korban menduga korban sudah meninggal dunia karena aroma bau menyengat yang datang dari dalam kamar korban.
Kejadian tersebut segera dilaporkan oleh Thomas Vonggo ke Polsek Kupang Tengah.
Beberapa menit kemudian, tim piket Polsek Kupang Tengah, dipimpin oleh Kapolsek Iptu I Nyoman Gurina Mariana, S.H., M.H., bersama Ka SPKT I Polres Kupang, Ipda Yohanes Wido, serta anggota identifikasi Polres Kupang, datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan menurunkan jenazah korban dari gantungannya, kemudian membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.
Kematian tragis Samuel Dudeng alias Lais ini telah mengguncang komunitas Politeknik Negeri Kupang dan masyarakat setempat, dan penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap fakta-fakta yang lebih jelas tentang peristiwa ini.
Redaksi/PorosNTT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












