Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, dia berharap dapat membangun lebih banyak kerja sama antar lima sektor di wilayah layanan LLDIKTI XV, sehingga riset menjadi unsur utama dalam penyusunan berbagai kebijakan publik yang dapat menjawab berbagai permasalahan di daerah serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terbentuk forum dialog di antara Pentahelix ini. Mungkin akan ada perjanjian kerja sama (PKS), namun itu tidak gampang,” ungkap Prof. Amheka.
Untuk jangka panjang, beliau berharap investasi yang konkret dapat terkumpul dalam bentuk dana abadi untuk pendidikan tinggi di NTT misalnya dari dana CSR.
“Kemitraan itu ibarat suami istri. Kalau kita komit untuk berbagi peran, maka mari kita terbuka dan bersiap untuk berbagi peran, berbagi manfaat, juga berbagi risiko,” tandasnya.
Prof. Amheka juga mengapresiasi pertumbuhan PTS yang luar biasa di NTT dan menyarankan agar orang tua serta mahasiswa mempertimbangkan untuk tetap memilih kampus di NTT.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di NTT banyak didukung oleh keberadaan perguruan tinggi, sehingga PAD NTT sangat terbantu.
“Kemitraan dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencapai peningkatan mutu pendidikan tinggi yang diinginkan,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan konstruktif untuk memajukan pendidikan tinggi di Provinsi NTT.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












