Program Kopdit Swasti Sari Sangat Menggemakan Hati Masyarakat Desa Tuakau

Poros NTT News
GM. Yohanes Sason Helan memberikan pemahaman Kepada masyarakat Desa Tuakau.

Disampaikan GM. Yohanes Sason Helan, bahwa masyarakat yang diajak menjadi anggota Kopdit Swasti Sari, bukan berarti setelah pemasangan meteran listrik lalu  diberhentikan jadi anggota tetapi sudah menjandi bagian anggota tetap untuk selamanya yang bisa diwariskan kepada anak.

Setelah memberikan pemahaman itu, Yohanes Sason Helan terima data yang diberikan oleh Kepala Desa bahwa kendala masyarakat menghadapi penerangan listrik yang dipasang oleh PLN kurang lebih 250 sampai 300 meteran.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Menurutnya, itu rata-rata 2,5 juta setiap orang maka total bisa mencapai 750 juta.

“Untuk Kopdit Swasti Sari sangat kecil bahkan 5 milliar pun masih bisa diberikan bantuan untuk mengadakan meteran,” ungkap Yohanes Sason Helan.

Oleh karena itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk bergabung bersama Kopdit Swasti Sari dan pilihan tidak salah lagi untuk memperoleh kebahagian mengatur rumah tanggah yang lebih baik apalagi dalam waktu panjang selain meteran, kata GM.

Baca Juga :  Luar Biasa KSP GM. Yohanes Sason Helan Terima Tawaran Gubernur NTT

Hal tersebut warga Desa Tuakau pun merasa senang dan sangat bersedia ikut bergabung bersama Kopdit Swasti sari selain mendapat program baik yang disampaikan dari GM. Yohanes Sason Helan, yang hadir memeberikan kemudahan dalam pemasangan meteran tersebut.

Jika sudah dapat bantuan,Yohanes Sason Helan menegaskan kepada anggota kalau pinjam uang jangan hanya untuk pesta saja karena itu pemborosan, uang habis dan terakhir semakin melarat dan tambah susah.

Nasib atau keadaan yang sedang dihadapi oleh masyarakat Desa Tuakau pada umumnya petani,sehingga  Yohanes Sason Helan mengatakan dari Kopdit Swasti Sari jalan sangat terbuka untuk masyarakat melakukan peminjaman berwirausaha.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung