SMK Negeri di Adonara Barat Hanya di Nama, Kenyataan Masih Keneka dan Tanah

Poros NTT News

PRS – Di tengah semangat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang terus digemakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah ironi terjadi di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri yang telah berstatus negeri di Nimun Dani Bao, Kec. Adonara Bar., Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini masih berdinding keneka dan berlantai tanah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kondisi ini jauh dari kata layak untuk sebuah institusi pendidikan yang diharapkan menjadi pusat pengembangan keterampilan generasi muda.

Di saat banyak sekolah di kota telah memiliki fasilitas modern, SMK ini justru menjadi potret buram pendidikan di daerah pelosok.

Sekolah tersebut berada di antara dua desa di Adonara Barat. Letaknya sedikit jauh dari pusat kecamatan, dengan akses jalan yang kurang mendukung.

Yang lebih menyedihkan, bangunan sekolah masih menggunakan dinding dari keneka (Bambu) yang sudah usang dan berlubang di beberapa bagian.

Sinar matahari bisa masuk menembus celah-celah dinding, apalagi saat siang hari yang terik. Saat hujan turun, ruang kelas menjadi becek karena air merembes dari atap dan dinding. Tidak ada lantai semen, hanya tanah yang dipadatkan seadanya.

Baca Juga :  UPW Semester IV Politeknik Negeri Kupang Gelar Kegiatan "Back To 90's"