Opini  

Jang Takut Kasi Data, Karena Dari Angka Pemerintah Bisa Lihat Kehidupan Rakyat

Reporter : Mursid
Poros NTT News

Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi sangat strategis.

Dari hasil sensus inilah pemerintah dapat memahami perkembangan usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di berbagai wilayah dan sektor ekonomi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Dengan data yang akurat, pemerintah dapat lebih tepat dalam menyusun program bantuan usaha, pengembangan UMKM, pelatihan kerja, hingga pembangunan fasilitas ekonomi masyarakat.

Semakin baik data yang dikumpulkan, semakin tepat pula kebijakan yang bisa dibuat.

Namun kualitas statistik tidak hanya ditentukan oleh metode dan teknologi, melainkan juga oleh kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi.

Di sinilah pentingnya peran Badan Pusat Statistik sebagai lembaga yang menjaga agar data tetap akurat, objektif, dan dapat dipercaya.

Di tengah derasnya arus informasi yang sering kali belum terverifikasi, statistik resmi menjadi pijakan penting agar masyarakat memiliki dasar yang sama dalam memahami kondisi bangsa.

Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir ketika didatangi petugas sensus.

Baca Juga :  Lurah Penkase Oeleta Ajak Warga Saksikan Festival Budaya Perkuat UMKM

Petugas hadir bukan untuk mempersulit atau mencari kesalahan, tetapi untuk membantu menghadirkan gambaran nyata tentang kondisi ekonomi masyarakat.

Kalau orang Kupang bilang, “jang malu kasi data, jang takut kasi data juga, karena data yang benar bantu pemerintah liat kondisi masyarakat sebenarnya.”

Data yang diberikan masyarakat dijamin rahasia dan aman, serta hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk dipublikasikan secara pribadi.

Lebih jauh lagi, statistik juga mengajarkan kerendahan hati. Di tengah dunia yang dipenuhi pendapat pribadi, statistik membawa kita kembali pada kenyataan.

Ia mengingatkan bahwa keputusan yang baik tidak dibangun hanya berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan bukti.

Pada akhirnya, statistik bukan sekadar tentang “berapa”, tetapi juga tentang “siapa” dan “mengapa”. Di balik setiap angka, selalu ada manusia dan kehidupan yang perlu dipahami.

Karena itu, ketika para petugas sensus mendatangi usaha-usaha masyarakat nanti, sesungguhnya mereka tidak hanya sedang mengumpulkan data.

Mereka sedang membantu menghadirkan gambaran nyata tentang kehidupan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia hari ini.

Baca Juga :  Kisangulu-Kisah Sepenggal, Dua dari Congo-Afrika

Sebab di balik setiap data yang dicatat, ada kehidupan masyarakat yang sedang diperjuangkan untuk dilihat, dipahami, dan diperhatikan dengan lebih baik.

Dari sanalah pembangunan dapat disusun lebih tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. (**)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung