“Misi ke-7 Asta Cita Presiden adalah memperkuat reformasi birokrasi melalui sistem merit dalam penunjukan pejabat, serta menyempurnakan program Talent Pool sebagai dasar mobilitas talenta ASN,” jelasnya.
2. Ir. Ketut Lihadnyana, MMA (Kepala BKPSDM Provinsi Bali)
Sementara itu, Ketut Lihadnyana membagikan pengalaman implementasi sistem merit di Provinsi Bali.
Ia menekankan bahwa meritokrasi menjadi landasan objektif dalam pengembangan karir ASN, tanpa mempertimbangkan faktor suku, ras, jenis kelamin, atau asal usul.
“Di Bali, sistem merit diterapkan melalui komitmen Kepala Daerah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, guna memastikan pengelolaan ASN berjalan baik,” ungkapnya.
Partisipasi Webinar: Ribuan ASN Antusias Mengikuti
Webinar ini dimoderatori oleh Eka Justicia, S.ST, MS.ASM (Duta KORPRI 2024 Kementerian Perhubungan) dan diikuti oleh lebih dari 1.000 partisipan melalui Zoom.
Hingga berita ini ditulis, webinar tersebut telah ditonton lebih dari 7.400 kali melalui live streaming di YouTube.
Dengan antusiasme tinggi, KORPRI terus mendorong implementasi sistem meritokrasi dalam birokrasi Indonesia demi menciptakan pemerintahan yang lebih profesional, adil, dan berdaya saing. (HN/J)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












