Stunting Ancaman Serius! Gubernur NTT Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Poros NTT News

Kedua Kolaborasi dengan institusi pendidikan kesehatan dalam menghasilkan tenaga medis, melalui KKN tematik, riset lapangan, dan pengabdian masyarakat.

Ketiga Sinergi dengan lembaga keagamaan untuk menyampaikan pesan hidup sehat melalui ceramah, kotbah, dan pengajaran agama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

“Kesepakatan ini bukan formalitas, melainkan bentuk nyata dari keseriusan kita. Libatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek. Anak-anak adalah investasi masa depan. Kesehatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Gubernur Melki penuh semangat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Iien Adriany, dalam laporannya menyatakan bahwa MoU ini menjadi payung hukum berbagai inisiatif penanganan stunting secara komprehensif.

Selain itu, juga mencakup penurunan angka kematian ibu dan anak, pemberantasan TB, serta penguatan program promosi kesehatan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, seperti perwakilan Forkopimda Provinsi NTT, Kakanwil Hukum NTT, Wakil Bupati Kupang, Sekda Kota Kupang, Wakil Ketua TP PKK Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah, pimpinan universitas dan institusi kesehatan, organisasi profesi, lembaga keagamaan, serta mitra kerja pemerintah.

Baca Juga :  Begini Obat Kesehatan Ketika Bangun Pagi Harus Minum Air Putih  

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjawab tantangan stunting di NTT secara sistematis dan berkelanjutan, menuju generasi emas Indonesia dari Timur.

Reporter:HN/HumasNTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung