Daerah  

Yayasan Amnau Bife Kuan (YABIKU) NTT, Terus Melatih Masyarakat  Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga

Poros NTT News
Para peserta pelatihan menjahit diruang lembaga pelatihan kerja (LPK) FETO MONE NTT. (dok/David Neno Naisali).

LPK Foto Mone yang mendapat legalitas dari Pemerintah RI dengan akreditasi B pada tahun 2016 silam, memiliki 4 orang instruktur profesional terdiri dari 3 orang perempuan dan satu orang laki laki.

Selain itu, LPK Feto Mone memiliki mesin jahit 80 unit dengan rincian 40 unit mesin manual, dan 40 unit lainnya mesin jahit dengan tenaga listrik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Para peserta latihan menjahit ini, mengikuti pelatihan setiap 3 hari dalam satu Minggu selama 3 bulan. Dan biasanya selesai pelatihan, yang bersangkutan sudah bisa bekerja sendiri,bahkan para pengusaha jahitan selalu membutuhkan tenaga tenaga tersebut, tutur Fili Tahu bakal Calon DPRD TTU dari Partai Gerindra ini.

Terkait dengan program pelatihan ada dua hal yaitu program tanpa bayar diberikan kepada anak anak yang putus sekolah,sedangkan  program berbayar untuk semua kalangan.

Mengenai program pelatihan berbayar ini, biayanya sangat murah sekali bila dibandingkan dengan LPK lain di seluruh wilayah Indonesia, ujar Fili Tahu.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD NTT Dukung Evaluasi Dapur BGN Bermasalah

Reporter : David Neno Naisali.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung