Daerah  

Wabup Nagekeo Bangkitkan Semangat Lingkungan Lewat Tanaman Mangrove

Poros NTT News
Wabup Gonzalo Pimpin Penanaman Mangrove.

PRS – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 Juli, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, memimpin langsung aksi penanaman mangrove di Pantai Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup.

Acara tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, pelajar, organisasi pemuda, masyarakat pesisir, dan sejumlah pegiat lingkungan.

Mereka bersama-sama turun ke kawasan pantai untuk menanam ribuan bibit mangrove di area yang selama ini mengalami abrasi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Gonzalo menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia bukanlah sekadar seremoni belaka.

Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan aksi nyata yang mencerminkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, terutama hutan mangrove yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup manusia di wilayah pesisir.

“Peringatan Hari Mangrove Sedunia ini bukan hanya sekedar seremonial belaka, tetapi menjadi aksi nyata di mana kita peduli dan bertindak dalam melindungi ekosistem hutan mangrove yang sangat vital bagi keberlangsungan kehidupan manusia, baik di pesisir maupun secara global,” tegas Gonzalo.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tetapkan UMP 2026 Mengacu PP 49

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan pentingnya hutan mangrove sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem ekologi laut dan daratan.

Mangrove tidak hanya menjadi tempat berlindung, bertelur, dan berkembang biak bagi berbagai jenis ikan dan biota laut, tetapi juga berfungsi sebagai benteng alami dari ancaman bencana.

“Mangrove adalah benteng alami yang mampu menahan abrasi pantai, mencegah intrusi air laut ke daratan, serta meredam kekuatan gelombang jika terjadi tsunami,” jelasnya.

Dalam konteks perubahan iklim dan meningkatnya intensitas bencana alam, keberadaan mangrove menjadi semakin krusial. Oleh karena itu, menjaga kelestarian hutan mangrove bukan hanya soal menjaga alam, tetapi juga tentang menjaga keselamatan hidup manusia yang tinggal di sekitar kawasan pesisir.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version