Selain itu, Menurut Penjabat Wali Kota Kupang dalam waktu 5 hingga 10 tahun ke depan Tiongkok akan menguasai ekonomi dunia.
Untuk itu anak-anak sebagai generasi muda perlu disiapkan untuk kondisi itu, mulai dengan menguasai bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi Tiongkok.
Dia sangat berharap Pemerintah Tiongkok bisa mendukung upaya tersebut dengan mengirim sejumlah tenaga pengajar untuk mengajar bahasa Mandarin di Kota Kupang.
Saat ini di Kota Kupang sudah ada laboratorium untuk kursus bahasa Mandarin, yang didirikan oleh warga Kota Kupang keturunan Tionghoa.
Lebih lanjut George mengungkapkan, Pemkot Kupang ingin menjalin kerja sama yang baik dengan RRT di bidang kesehatan.
Tidak hanya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti dokter dan tenaga medis lainnya, tapi juga dalam hal peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan. Karena menurutnya kemajuan sektor kesehatan di Tiongkok merupakan yang terbaik di dunia.
George juga mengharapkan terjalinnya kerja sama di bidang infrastruktur dengan Tiongkok. Menurutnya saat ini Pemkot Kupang tengah berupaya mewujudkan Kota Kupang sebagai water front city.
Hadir dalam pertemuan tersebut Konsul Xiang Yingling dan Konsul Muda Tang Lingyi. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, Ketua Kadin NTT, Bobby Lianto, Ketua HIPMI Kota Kupang, Yusak Benu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan dan Kabid Perairan pada Dinas PUPR Kota Kupang, Micky Natun.
Reporter: Hendrik/PorosNTT/Ok.
( Humas)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












