Heri menambahkan bahwa pembangunan tempat ibadah ini tidak hanya sebagai sarana fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan sumbangan sosial bagi umat Katolik dan Protestan di Kabupaten TTU.
Dengan memastikan ketersediaan tempat yang nyaman untuk menjalankan kegiatan rohani, Beta Timor berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan iman umat kristiani.
Pembangunan tempat ibadah ini akan dilakukan secara bertahap setiap bulan, dimulai dari kapela Benpasi, Paroki Naesleu, dan diikuti oleh kapela-kapela lainnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pengurus MPP dan pendiri Beta Timor.
Seluruh proyek pembangunan tempat ibadah ini akan dilaksanakan oleh Ormas Beta Timor dengan dukungan penuh dari Yoseph Falentinus Kebo dan Andina Winantuningtyas, pendiri Beta Timor, bersama beberapa donatur lainnya di Jakarta.
Dia berharap pembangunan semua tempat ibadah akan selesai pada bulan Juni 2025 mendatang.
Reporter : David Neno Naisali
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












