Karena memang biasanya,kaum perempuan selalu melayani dengan baik dan benar,ujar ibu kelahiran Belu pada 07 Juli 1980 ini.
Karena Mea, yang memiliki moto: NEKAF MESE, ANSOF MESE (satu hati dan satu pikiran) ini mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Letneo untuk memilih dirinya sehingga menangkan Pilkades Letneo.
Harapan tersebut juga ditujukan kepada kaum perempuan yang adalah pemilih terbanyak di Desa Letneo sebesar 451 dari DPT sebanyak 889 pemilih pada Pilkades, imbuhnya.
“Bapak, mama dan saudara semua, jangan ragu pilih saya, karena saya maju sebagai calon kepala Desa ini, karena saya merasa memiliki bapak ibu saudara semua dan merasa terpanggil untuk kita sama-sama membangun Desa Letneo yang kita cintai bersama ini”, imbuh guru SMP Negeri Fatumfaun ini.
Mariana (Mea) menambahkan, berkat pengalaman mengajar kurang lebih 10 tahun ini, menjadi pengalaman dan modal dasar untuk dapat membangun Desa Letneo ke depan lebih baik,ungkap isteri David Neno Naisali wartawan media Poros NTT ini.
“Ya setelah terpilih, saya akan melanjutkan semua program kerja Pemerintah Desa terdahulu yang belum selesai, dan yang belum ada programnya, saya akan programkan dan dikerjakan sesuai kebutuhan pembangunan Desa Letneo”, tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












