Kowa Deket menegaskan bahwa tanpa tindakan nyata, solidaritas PGRI dapat diragukan, dan keterlibatan aktif dalam membantu korban bencana adalah cara efektif untuk menunjukkan kesatuan dan kepedulian sesama anggota.
Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, memberikan apresiasi atas gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh para guru di wilayah tersebut.
Ia menyebutkan bahwa PGRI Cabang Witihama menunjukkan kegigihan yang luar biasa dalam menggalang dukungan dan memberikan bantuan langsung kepada para korban.
PGRI Cabang Witihama luar biasa. Sejauh ini, pergerakan PGRI tingkat cabang yang kami pantau sangat gesit.
Dalam waktu sepekan, hampir mendekati angka Rp. 20.000.000,- terkumpul dari donasi para guru di Kecamatan Witihama.
Tidak hanya mengumpulkan dana, tetapi juga turun langsung dengan kekuatan penuh memberikan bantuan kepada para korban.
“Ini adalah contoh yang baik dan menginspirasi bagi PGRI Cabang lain di Kabupaten Flores Timur,” ujar Maksimus Masan Kian.
Dengan semangat kebersamaan dan aksi nyata dalam membantu sesama, PGRI terus berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal kepada korban bencana erupsi Gunung Lewotobi.
Gerakan solidaritas kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dan bantuan yang signifikan bagi masyarakat yang sedang mengalami cobaan ini.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












