Cuaca ekstrem tersebut bahkan sempat membuatnya jatuh sakit terkena demam dan flu. Namun, dengan waktu persiapan yang lebih singkat dibandingkan persiapan KTT G20 dirinya tetap bekerja demi menyelesaikan command center untuk pengaturan listrik KTT ASEAN.
“Biasanya untuk membangun command center ini butuh waktu 1 bulan, namun di KTT ASEAN ini kami kebut hanya menjadi 9 hari. Ini bisa cepat juga karena kita sudah punya pengalaman di KTT G20,” kata Sapta yang merupakan Asisten Manajer Fasilitas Operasi PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Bali.
Melihat kesuksesan event KTT ASEAN, dirinya pun bersyukur dan merasa bangga karena bisa menjadi bagian dari kesuksesan negara menggelar event yang dihadiri kepala negara-negara ASEAN.
“Saya tidak akan lupa karena bisa menjadi bagian dari event ini. Hujan, panas, rasa letih dan sakit terbayar tuntas melihat event ini berjalan sukses. Dan yang paling penting, saya bisa bangga menceritakan perjuangan saya untuk melistriki KTT ASEAN kepada anak saya,” ucap Sapta dengan penuh haru.
Rasa bangga yang sama juga disampaikan Ketty Angela Henuk (30), personel BKO PLN asal Kupang. Ia bertugas menjaga operasional Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terdapat di lapangan Kantor Bupati Manggarai Barat. Bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Ia memastikan proses pengisian daya kendaraan listrik delegasi, operasional dan pengamanan berjalan lancar.
Pengalaman bekerja di tengah cuaca terik Labuan Bajo menurutnya meninggalkan kesan tersendiri. Beberapa kali juga dirinya harus melakukan pengisian daya kendaraan listrik di tengah malam karena padatnya acara persiapan.
“Matahari di Labuan Bajo sepertinya lebih dekat dengan kepala. Ini sangat panas. Beberapa kali juga harus bertugas sampai tengah malam, bahkan ada satu malam harus menginap di pos siaga karena kendaraan listrik baru selesai melakukan gladi mobilisasi pada malam hari. Tapi demi kesuksesan acara KTT ASEAN ini, saya dan teman-teman menjalankannya dengan rasa bersyukur,” kisahnya.
Meskipun harus meninggalkan keluarga untuk bertugas, dirinya mengaku gembira bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
Kegembiraan lain yang dirasakan oleh Ketty adalah saat dikunjungi langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Dirinya melakukan simulasi pengisian kendaraan listrik dan menunjukkan kesiapan SPKLU.
“Sangat jarang kami bisa bertemu dan diskusi langsung dengan Pak Dirut. Namun pada KTT ASEAN ini saya merasa sangat bangga karena dikunjungi langsung oleh Pak Dirut. Bahkan saya berkesempatan untuk melakukan demo terkait cara melakukan pengisian daya mobil listrik di SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile di hadapan beliau dan Bupati Manggarai Barat,” ujarnya gembira.
Redaksi/PorosNTT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












