Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kisah Dibalik Sukses dan Gemerlapnya KTT ASEAN di Labuan Bajo

Poros NTT News

Labuan Bajo,PRS- Sukses dan gemerlapnya KTT ASEAN di Labuan Bajo tidak lepas dari perjuangan petugas siaga PLN. Mereka bekerja keras selama beberapa bulan terakir ini untuk memastikan pasokan listrik selalu tersedia dan terjaga.

Diketahui perjuangan petugas siaga PLN dimulai sejak awal persiapan KTT ASEAN. Mereka melakukan perbaikan dan perawatan secara intensif pada jaringan listrik di sekitar kawasan Labuan Bajo. Hal ini dilakukan agar pasokan listrik selalu stabil dan tidak terganggu saat KTT ASEAN berlangsung.

Poros NTT News

Selain itu, petugas siaga PLN juga melakukan pengadaan dan pemasangan genset cadangan di beberapa titik strategis. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik akibat bencana alam atau hal-hal yang tak terduga lainnya.

Tidak hanya itu, petugas siaga PLN juga melakukan koordinasi yang erat dengan panitia penyelenggara KTT ASEAN. Mereka selalu siap sedia untuk memberikan dukungan teknis dan operasional sesuai kebutuhan.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari suksesnya KTT ASEAN di Labuan Bajo. Kami berusaha semaksimal mungkin agar pasokan listrik selalu tersedia dan terjaga, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Surya, petugas siaga PLN yang bertugas selama KTT ASEAN berlangsung.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat, Agama Hingga Organisasi Pergerakan Dukung G20 di Labuan Bajo

Berbagai upaya dan perjuangan petugas siaga PLN membuahkan hasil yang memuaskan. Pasokan listrik selalu tersedia dan terjaga dengan baik selama KTT ASEAN berlangsung. Acara pun berjalan dengan lancar dan sukses, tanpa adanya gangguan pasokan listrik yang signifikan.

Suksesnya KTT ASEAN di Labuan Bajo menjadi bukti bahwa peran petugas siaga PLN sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik. Mereka merupakan garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang mungkin terjadi, Labuan Bajo, 14 Mei 2023

Diharapkan, keberhasilan petugas siaga PLN ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berjuang dan berkarya dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan maju di masa depan.

Selain itu di balik kesuksesan tersebut terdapat lebih dari 500 petugas kelistrikan yang bersiaga mengamankan kelistrikan event KTT ASEAN.

Ketut Sapta Wijaya (38), salah seorang personel PLN asal Bali yang mendapatkan penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) menceritakan perjuangannya membangun pos komando terpusat atau command center kelistrikan di Labuan Bajo. Cuaca ekstrem menjadi tantangan paling besar. Panas terik dan hujan lebat disertai angin kencang datang silih berganti membuat penugasan menjadi sangat menantang.

Baca Juga :  SDK Santa Familia Labuan Bajo, NTT Raih Prestasi Luar Biasa Diusia 11 Tahun

“Saya bersama tim terjun ke lapangan, mendatangi gardu-gardu listrik untuk menambah peralatan listrik tambahan di sistem kelistrikan. Beberapa kali juga harus menembus hutan dan turun ke sawah. Cuaca memang membuat pengerjaan sangat menguras energi. Matahari di Labuan bajo sangat terik, suhunya menjadi lebih panas dibandingkan Bali. Dari panas tiba-tiba hujan deras dengan angin kencang,” ucap Sapta.