Daerah  

Evaluasi LKPJ 2025, DPRD NTT Tekankan Dampak Nyata untuk Rakyat

Reporter : Hendrik
Poros NTT News

Pengelolaan keuangan daerah dinilai menunjukkan tren positif, namun masih menghadapi tantangan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan aset.

DPRD merekomendasikan penguatan penganggaran berbasis kinerja serta inovasi dalam pengelolaan aset daerah.

Di bidang kepegawaian, digitalisasi ASN diapresiasi, namun percepatan pengisian jabatan strategis dan penerapan sistem merit tetap menjadi perhatian.

DPRD juga menyoroti pentingnya memperkuat dampak koordinasi pusat dan daerah, terutama untuk mendorong investasi dan program strategis masuk ke wilayah NTT.

Wilayah perbatasan diharapkan tidak hanya menjadi zona keamanan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Sementara itu, dalam penanggulangan bencana, DPRD mendorong perubahan pendekatan dari responsif ke mitigatif, mengingat karakteristik NTT sebagai daerah kepulauan yang rawan risiko.

Menutup sidang, DPRD menegaskan bahwa seluruh rekomendasi merupakan upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Capaian kinerja tetap diapresiasi, namun harus diiringi dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah ukuran utama keberhasilan pembangunan,” menjadi pesan kunci dalam rapat tersebut.

Hasil pembahasan LKPJ 2025 diharapkan menjadi pijakan strategis bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Doris Rihi Diduga Abaikan Hak Nakes dalam RAPBD Perubahan 2022

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version