PRS – Pembangunan jalan akses menuju kawasan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Proyek strategis yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut kini telah melampaui target awal dan progres fisiknya bergerak menuju angka 60 persen.
PPK Wilayah 4.5 mengungkapkan bahwa target pekerjaan sebesar 50 persen telah berhasil dicapai sesuai jadwal yang ditetapkan.
Saat ini, seluruh tim pelaksana terus bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian proyek tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
“Target 50 persen sudah kami capai. Saat ini progres pekerjaan terus meningkat dan sudah menuju 60 persen,” ujar PPK PPK 4.5 Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT, Kamis 25/06/2026.
Proyek jalan akses Huntap ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam mendukung relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki ke kawasan hunian yang lebih aman dan layak.
Jalan tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp38,55 miliar dan memiliki panjang kurang lebih 8,35 kilometer.
Keberadaan jalan ini sangat vital karena menjadi akses utama menuju kawasan relokasi warga di wilayah Kuhe, Kabupaten Flores Timur.
Infrastruktur tersebut tidak hanya mendukung pembangunan hunian tetap, tetapi juga akan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik ke kawasan relokasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












