Dalam rapat tersebut, juga disepakati bahwa Christoper Samara akan menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Free Trade Zone Indonesia-Timor Leste, didampingi oleh Tenaga Ahli KADIN NTT, Miky Natun, WKU KADIN NTT Bidang Internasional, Tonny Pitoby, serta pemerhati senior, dr. Valens Pareira.
“Tim ini akan segera dibentuk dan mulai bekerja untuk mempersiapkan segala regulasi dan langkah yang diperlukan guna mewujudkan Free Trade Zone,” jelas Bobby Lianto.
Selain Free Trade Zone, KADIN NTT juga fokus pada isu Bandara Eltari yang baru saja kehilangan status sebagai International Gateway.
Bobby menekankan pentingnya mempertahankan status tersebut, mengingat peran strategis Kupang sebagai ibu kota provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.
“NTT adalah provinsi kepulauan dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang selatan Indonesia. Maka dari itu, sangat penting bagi kami untuk memastikan Bandara Eltari dan Labuan Bajo memiliki status International Gateway,” pungkasnya.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












