Fasilitas Kredit untuk Pemerintah Daerah KKI Fisik Segmen Pemerintah yang dikeluarkan oleh Bank NTT akan menyediakan fasilitas kredit melalui transaksi di kanal EDC (Electronic Data Capture).
Fasilitas ini ditujukan untuk pembayaran belanja barang dan jasa serta perjalanan dinas yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Plafon kredit yang diberikan mencapai 40% dari besaran Uang Persediaan yang telah ditetapkan oleh Kepala Daerah.
“Program ini dirancang untuk mengurangi penggunaan uang tunai, mengurangi risiko fraud, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri,” tambah Yohanis Landu Praing dalam rilis resmi yang diterima redaksi pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Inovasi Berkelanjutan Sementara itu, Charles F. Corputty, Pjs. Kepala Divisi Supporting Kredit Bank NTT yang juga selaku PIC Tim KKI, menyatakan kebanggaannya bahwa Bank NTT, meski tidak tergabung dalam Working Group Batch 1 Implementasi KKI yang mencakup QRIS Cross Border untuk Thailand, Malaysia, dan Singapura, berhasil memperoleh persetujuan ini.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Bank NTT selalu berkomitmen untuk berinovasi dalam mengembangkan produk layanan perbankan yang meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Dengan persetujuan ini, Bank NTT semakin menegaskan perannya sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT dan mitra penting dalam mendukung kemajuan keuangan daerah.
Reporter: Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












