“Di Golkar tidak ada mahar politik. Tidak bayar kursi. Tapi calon hanya gotong royong cek elektabilitas kita dengan membayar lembaga survei,” jelasnya.
Potret elektabilitas kandidat yang dilakukan oleh lembaga survei menjadi salah satu penentu penting sebelum DPP Partai Golkar mengeluarkan Surat Keputusan (SK).
“Survei ini wajib dan mutlak diikuti. Hasil survei pun akan disampaikan apa adanya,” kata Melki Laka Lena.
Survei kedua akan dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Voxpol, dengan hasil yang akan digunakan untuk mengeluarkan SK bagi para bakal calon pada minggu pertama Agustus.
Melki Laka Lena menambahkan bahwa politik elektoral di NTT saat ini semakin sehat karena politisasi suku dan agama sudah tidak laku lagi.
“Siapa yang berkeringat dan bekerja untuk rakyat, dia pasti akan menang. Mari kita tunjukkan kepada rakyat apa yang sudah dan akan kita kerjakan,” imbuhnya.
Dengan semangat baru dan fokus pada program kerja, Partai Golkar NTT siap menghadapi Pilkada 2024 dengan optimisme tinggi.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












