Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Arsitek Don Ara Kian Maju Jadi Wakil Wali Kota Kupang dan Gagasan Barunya tentang Kota Satelit

Poros NTT News
Arsitek Don Ara Kian, dosen di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, maju sebagai calon Wakil Wali Kota Kupang.

PRS – Arsitek Don Ara Kian, seorang dosen di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, muncul sebagai salah satu kader muda potensial yang dipertimbangkan untuk maju sebagai calon Wakil Wali Kota Kupang.

Kehadirannya sebagai calon potensial tidak hanya menarik perhatian karena latar belakang akademisnya, tetapi juga karena pandangan dan gagasannya mengenai pembangunan kota.

Poros NTT News

Don Ara Kian, yang masih sekampung dengan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, dinilai cocok untuk berpasangan dengan Jefri Riwu Kore, mantan Wali Kota Kupang.

“Perpaduan antara Don Ara Kian dan Jefri Riwu Kore bisa membawa Kupang ke arah yang lebih baik, melanjutkan pembangunan fisik kota yang sudah dilakukan selama lima tahun terakhir,” ujar seorang pengamat politik lokal yang engan disebutkan namanya pada Sabtu,18/05/2024.

Kata dia, selama masa jabatan Jefri Riwu Kore, Kota Kupang mengalami banyak perubahan fisik yang signifikan, termasuk pembangunan taman kota dan berbagai ornamen lainnya yang memperindah kota.

Sementara Don Ara Kian berkomitmen untuk melanjutkan dan mengoptimalkan pembangunan ini. Dalam pandangannya, dengan belajar dari sejarah kota Kupang dan kondisi saat ini, dapat diproyeksikan masa depan kota Kupang yang lebih indah dan tertata.

Baca Juga :  Gubernur VBL: Kopdit Swasti Sari Sangat Membantu Masyarakat NTT

“Saat ini, pertumbuhan kota Kupang masih terpusat di kecamatan Kota Lama, Kelapa Lima, Oebobo, dan sebagian Maulafa. Sedangkan wilayah barat seperti kecamatan Alak ke arah selatan masih berupa kawasan hutan menurut Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Kupang,” jelas Don Ara Kian.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi alam berupa bentangan pantai yang panjang dengan menjadikan pantai/laut sebagai beranda kota.

“Dengan kepadatan bangunan yang tinggi di beberapa kecamatan, optimalisasi dan penertiban ruang kota sangat diperlukan,” tambahnya.

Gagasan Kota Satelit dan Infrastruktur Baru

Don Ara Kian juga mengusulkan gagasan untuk menjadikan kawasan Naioni di kecamatan Alak sebagai kota satelit.

Hal ini bertujuan untuk memicu pertumbuhan baru di area tersebut dan menghadirkan sarana prasarana perkotaan sebagaimana yang ada di kota induknya.

 “Sejalan dengan konsep ini, perlu dipikirkan juga akan hadirnya bandara komersial baru di Naioni,” ujarnya.

Menurutnya, Kupang saat ini belum memiliki landmark khas seperti Monas di Jakarta atau kawasan Malioboro di Yogyakarta.

Baca Juga :  Dukung Prabowo dan Gibran, Susana Suryani Sarumaha Bagikan Susu Gratis Setiap Rumah

Oleh karena itu, ia mengusulkan sayembara desain landmark Kota Kupang untuk menciptakan ikon kota yang unik dan dikenal luas.

Penertiban Bangunan dan Tata Ruang

Dalam rangka penertiban bangunan dan tata ruang, Don Ara Kian mengusulkan setiap kecamatan harus memiliki satu arsitek yang memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA).

Ini bertujuan untuk mengatur dan mengawasi proses perijinan bangunan gedung (PBG) agar sesuai dengan tata ruang yang telah ditetapkan.

Infrastruktur Dasar dan Ruang untuk Sektor Informal

Pemenuhan infrastruktur dasar seperti air bersih juga menjadi perhatian Don Ara Kian. Ia mengusulkan pemanfaatan potensi Kali Dendeng dan Kali Liliba dengan membangun bendungan.

Selain itu, optimalisasi ruang untuk pelaku sektor informal juga perlu dilakukan agar setiap warga Kupang memiliki hak yang sama dalam menempati ruang kota.

Dinamisme Kota dan Visi-Misi Pilkada

Untuk meningkatkan dinamisme kota, Don Ara Kian mendukung peningkatan jalur pejalan kaki dan sepeda sebagai upaya untuk kesehatan warga dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Sekitar 183 Kepala Desa  TTU Nyatakan Sikap Langsung Dihadapan Gubernur NTT

Dalam rangka Pilkada Kota Kupang, sebagai bakal calon wakil wali kota, ia menyadari bahwa kewenangannya terbatas. Namun, sumbangan pikirannya ini akan menjadi bagian dari kesepakatan kerja sama antar partai politik terutama dalam menyiapkan visi dan misi.

Dengan berbagai gagasan dan komitmen yang diusungnya, Don Ara Kian menunjukkan potensi besar sebagai calon wakil wali kota yang mampu membawa perubahan positif bagi Kota Kupang.

Reporter : Endik