Perempuan dari Dapil VI, Bawa Harapan Anak SMK ke Meja Kementerian

Poros NTT News

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang dipimpin oleh Ambros Kodo, harus bertindak cepat dan responsif dalam menindaklanjuti peluang anggaran dari pemerintah pusat.

“Kadis Pendidikan NTT harus lari lebih cepat menyambut sinyal dari Komisi X DPR RI, karena ini menyangkut masa depan pendidikan di daerah terpencil kita,” tegasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Ana berharap, seperti halnya proyek bantuan pendidikan sebelumnya di beberapa SMA/SMK yang telah berhasil mendapatkan anggaran APBN miliaran rupiah, ketiga sekolah ini pun bisa mendapat alokasi dana yang layak.

“Dulu, SMA Negeri 2 Lewolaga dan beberapa sekolah lain bisa dapat sekitar Rp9 miliar dari APBN. Saya berharap, tiga sekolah ini juga bisa mendapatkan perhatian yang sama,” ungkapnya.

Sebagai anggota DPRD dari Fraksi PKB, Ana juga menyampaikan harapan agar DPR RI melalui Komisi X terus memberikan tekanan (pressure) kepada kementerian agar realisasi anggaran untuk pembangunan sekolah-sekolah ini bisa segera terlaksana.

Baca Juga :  Sekretaris Komisi IV DPRD NTT Soroti LHP BPK: WTP Tak Jamin Kesejahteraan Masyarakat

“Kami di daerah sudah bekerja dan menindaklanjuti dari bawah. Sekarang kami sangat berharap sinergi dari DPR RI dan kementerian untuk bersama-sama memperjuangkan ini,” tutupnya.

Reporter: HN/Tim

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung