Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pelatihan Public Speaking Kader Partai Golkar NTT dengan Etika Politik dan Keterampilan Meyakinkan

Poros NTT News

PRS – Materi workshop Public Speaking di Golkar Academy NTT yang dilanjutkan pada hari ketiga Rabu, 1 Mei 2024, para peserta disajikan dengan panel pemateri yang menginspirasi sekitar pukul 16.30 Wita.

Moment ini, mempertemukan pemateri hebat, Agus Tetiro, seorang kader Golkar yang juga seorang wartawan dan Aksa Yuniorita Blegur, Ketua DPD II Partai Golkar dari Alor dan disaksikan langsung oleh  sekretaris DPD I Golkar Nusa Tenggara Timur Welhemintje S. Libby Sinlaeloe.

Poros NTT News

Dalam sesi yang penuh wawasan ini, Aksa Yuniorita Blegur, dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar di Alor, memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya public speaking yang efektif.

Ia menegaskan bahwa pembicara yang baik tidak hanya bergantung pada kemampuannya untuk berbicara, tetapi juga pada kemampuannya untuk mendengarkan.

Dalam konteks politik, kepercayaan publik dapat dibentuk atau dihancurkan oleh keberhasilan atau kegagalan seorang pembicara.

“Saya sebagai pribadi awalnya merasa canggung bahkan mental tampil dihadapan orang banyak masih ragu,” ujarnya, memberikan wawasan yang jujur tentang tantangan yang dihadapi pembicara.

Baca Juga :  SMA Negeri 6 Kupang,Julie Laiskodat Sosok Politisi Telah Menjalin Kerja Sama dengan Universitas Ternama di Indonesia

Baginya, persiapan mental dan pemilihan topik yang tepat merupakan langkah awal yang krusial dalam public speaking.

Selain itu, “Orang hebat dalam Public Speaking perlu dijaga adalah Etika politik hingga meyakinkan orang dihadapan siapa pun akan berdampak baik,” katanya.

Program Golkar Academy tidak hanya bertujuan untuk menyiapkan kader muda, tetapi juga untuk mengubah persepsi negatif terhadap politik dan menciptakan citra yang lebih modern dan bersemangat bagi partai.

Aksa berharap agar program ini, dapat menghasilkan kader yang tidak hanya terampil dalam public speaking, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memancarkan citra positif Partai Golkar di tengah masyarakat.

Dia menggarisbawahi pentingnya menguasai materi yang akan disampaikan dan berbicara dengan percaya diri sebagai hasil dari pemahaman yang mendalam.