Mario Memiliki Kekurangan Tidak Bisa Bicara  Viral Mengucapkan Terimakasih Kepada Anggota DPR RI Julie Laiskodat

Poros NTT News
(Gambar, Posisi Mario Lado bersama Juru Bicaranya Sementara Menjelaskan Cara Membuat Kopi Robusta Rasanya Beda)

Penyampaian tersebut, kata  Ibu Julie Laiskodat  kalau bisa Mario harus perlu ada pendamping juru bicara agar mempermudahkan komunikasinya,’’ ujar Ike  Salah satu pendamping juru Bicara isyarat pada saat mereka bersama.

Setelah itu melewati beberapa proses Mario diterima oleh salah satu anggota  DPR RI yang tidak asing lagi didengar ini “dialah Ibu Julie Laiskodat”, dengan senang hatinya untuk menyaksikan kemampuan Mario bagaimana membuat secangkir kopi yang memiliki aroma rasa yang berbeda-beda.

Kesempatan ini, Ibu Julie Laiskodat akhirnya mengutus  Mario mengikuti kegiatan pelatihan selama satu minggu di Bandung.

Pulang dari situ, Mario menunjukan  banyak kemampuan yang dimiliki secara bahasa isyaratnya, sempat menceritakan kalau didaerah lain seperti jawa banyak difabel diberikan ruang kerja bahkan banyak potensi yang mereka memiliki seperti bagian bengkel, tatarias kecantikan dan banyak potensi lainnya dimiliki Cuma di NTT belum ada perda  untuk mengakomodir kepentingan kita, sebut Mario melalui JBI Ike Mauboy.

Sambil menujukan cara membuat adonan kopi Lalu dengan bahasa Guyonannya pada saat saya dipertemukan dengan sosok Anggota DPR RI Ibu Julie laiskodat sedikit malu tapi saya bangga dengan kebaikannya dan senang sekali ternyata beliau baik sekali.

Baca Juga :  Bukti Cinta dan Dukungan, Bank NTT Kucurkan Dana CSR 75 Juta di Desa Hadakewa

Sementara Ia juga mengucapkan rasa syukur dan berterimaksi kepada Ibu Julie Laiskodat dengan senyum ceria dan bangga atas kesempatan yang dipercayakan ini , “sebut-Nya barisan dibelakang kami banyak teman difabel yang pemalu karena kondisi fisik namun  saya juga akan memotivasi mereka yang terbaik jika posisi kami diperhatik.”

Jika rencana ini akan dibuat tentu “kopi kami tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar” hanyalah mata kami mampu melihat dan sejalan dengan pikiran maka  bukulah perantara komunaksi kami untuk menulis pesanan apa yang di inginkan para customer.

Hal positif dari pengelaman yang dicapai oleh saya ini ‘’saya juga mau membuka usaha untuk membantu orang difabel tapi disisi lain ingin membagi ilmu bagaimana berwirausaha agar lebih layak orang tuli dan tidak bisa bicara memperoleh pekerjaan,’’Pungkas Mario dengan berbahas isyarat melalui JBI Ike Mouboi (Hendrik)

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version