Dalam sambutannya yang disambut antusias peserta, Gonzalo juga mengingatkan bahwa tugas menjaga lingkungan hidup, termasuk hutan mangrove, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Ia menyebut bahwa seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian aktif dalam pelestarian alam demi masa depan bersama.
“Perlu kita sadari bersama, perlindungan lingkungan hidup, termasuk hutan mangrove, bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Ini adalah tanggung jawab moral kita semua,” tegasnya.
Ajakan Aksi Nyata dan Konsistensi Gerakan Lingkungan
Kegiatan tanam mangrove di Pantai Nangadhero menjadi simbol kuat tentang bagaimana kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan dalam bentuk aksi nyata.
Wakil Bupati Gonzalo mengajak masyarakat Nagekeo untuk terus menjaga semangat ini, bahkan setelah momentum Hari Mangrove Sedunia usai.
“Saya mengajak seluruh peserta yang hadir di sini, dan masyarakat Nagekeo pada umumnya, untuk terus menjaga semangat aksi lingkungan ini. Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ajaknya penuh semangat.
Ia juga berharap agar penanaman bibit mangrove kali ini menjadi langkah awal yang sederhana namun bermakna besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup di Kabupaten Nagekeo.
“Kiranya penanaman hari ini menjadi langkah awal yang sederhana, tetapi berdampak besar bagi masa depan lingkungan hidup di Kabupaten yang kita cintai ini,” tutup Gonzalo.
Reporter Hendrik/Nagekeo
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












