Pendapat lain mengatakan bahwa kepala desa pun butuh hiburan dan haknya untuk bersenang-senang seperti warga lainnya.
Namun, tak kalah menarik adalah pendapat yang kontra terhadap video tersebut. Kelompok yang kontra menyatakan bahwa perilaku Kades yang terekam dalam video tersebut tidak patut, dan tidak sesuai dengan adat ketimuran masyarakat Sula.
Bahkan, ada komentar pedas yang menyatakan bahwa Kades seharusnya fokus pada pembinaan desa dan bukan melakukan aksi yang memicu kontroversi seperti ini.
Ada juga yang mencetuskan pertanyaan tentang pembiayaan kegiatan bimtek Kades yang diduga berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Selain kontroversi seputar Kades Modapuhi, video ini juga memicu perbincangan tentang masalah bimtek dan dugaan konsolidasi Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 yang mungkin terkait dengan kegiatan bimtek tersebut. (B I)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










