PRS – Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana alam, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka dan Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut didistribusikan ke berbagai titik pengungsian yang telah ditetapkan pemerintah daerah, termasuk posko-posko darurat dengan jumlah pengungsi terbesar.
Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan dan kepedulian sosial, terutama bagi kelompok masyarakat terdampak bencana pada Sabtu 21 Juni 2025.
Salah satu lokasi pengungsian yang menerima bantuan dari Pertamina adalah gedung Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, yang saat ini menampung 23 jiwa dari Desa Kringa. Lokasi ini menjadi salah satu titik prioritas karena menampung ibu hamil dan anak-anak.
Sementara itu, bantuan juga disalurkan ke Pos Lapangan (Poslap) Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, yang merupakan posko pengungsian terbesar dengan jumlah pengungsi mencapai 503 jiwa.
Di lokasi ini, bantuan langsung diterima oleh petugas dapur umum dan relawan yang bertugas di lapangan.
Pertamina tidak hanya memberikan bantuan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, dan mie instan, tetapi juga bantuan khusus untuk ibu dan anak, di antaranya:
-
Susu formula untuk bayi dan balita
-
Popok sekali pakai
-
Pembalut wanita
-
Air mineral
-
Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg untuk operasional dapur umum
Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa kebutuhan dasar pengungsi, terutama kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, ibu hamil dan menyusui, tetap terpenuhi selama berada di tempat pengungsian.
Herman Yosef Ola Maran, Koordinator Tanggap Bencana Flores Timur sekaligus petugas dapur umum di Posko Desa Konga, menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam atas kepedulian Pertamina terhadap masyarakat terdampak.
“Terima kasih berlimpah kami sampaikan kepada Pertamina yang telah membantu masyarakat pengungsian di Flores Timur, khususnya di Poslap Desa Konga. Bantuan gas elpiji, paket sembako, dan air mineral langsung kami terima malam ini dan telah disalurkan ke dapur umum Tanggap Bencana,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Bright Gas sangat membantu dalam proses memasak bagi ratusan pengungsi yang mengandalkan dapur umum sebagai sumber makanan utama setiap harinya.
Data sementara mencatat bahwa jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi mencapai 4.007 jiwa. Mereka tersebar di berbagai lokasi pengungsian, baik di Sikka maupun Flores Timur. Di antara para pengungsi, terdapat kelompok rentan seperti:
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










