Ini menjadi indikasi bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Bank NTT semakin tumbuh, baik dalam hal menabung maupun memanfaatkan layanan kredit.
Dalam kesempatan yang sama, Yohanes Landu Praing juga menegaskan bahwa isu yang beredar mengenai kemungkinan Bank NTT berubah menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tidaklah benar.
“Bank NTT tidak akan turun menjadi BPR seperti isu liar yang ada,” tandasnya, menegaskan komitmen Bank NTT untuk terus berkembang sebagai bank pembangunan daerah yang solid.
Peningkatan kinerja Bank NTT di tahun 2024 diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kabupaten/kota sebagai pemegang saham utama Bank NTT.
Peningkatan laba ini berpotensi untuk meningkatkan dividen yang akan diterima oleh pemerintah daerah.
Dengan pencapaian yang terus meningkat, Bank NTT optimis bahwa target-target yang ditetapkan hingga akhir tahun 2024 akan tercapai.
“Kami optimis bahwa Bank NTT akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat NTT,” tutup Yohanes Landu Praing.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










