Daerah  

Gubernur Melki Tekankan Mutu Jasa Konstruksi untuk NTT Maju

Poros NTT News

PRS – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan peran strategis jasa konstruksi dalam mendukung mutu penyelenggaraan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kegiatan Jasa Konstruksi dalam Mendukung Mutu Penyelenggaraan dan Pertumbuhan Ekonomi Pelaku Jasa Konstruksi yang digelar di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, jajaran Dinas PUPR, perwakilan balai kementerian, asosiasi jasa konstruksi, serta para pemangku kepentingan sektor infrastruktur.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi NTT.

Komitmen ini tercermin dalam RPJMD Provinsi NTT Tahun 2025–2029, yang menempatkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan sebagai salah satu prioritas utama.

“Infrastruktur tidak hanya soal capaian fisik, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas, keselamatan, kepatuhan regulasi, dan prinsip keberlanjutan,” tegas Gubernur Melki.

Ia menjelaskan, pemerintah provinsi terus berupaya meningkatkan kinerja infrastruktur dasar, khususnya di sektor air bersih, sanitasi, jalan, irigasi, dan perumahan layak huni.

Baca Juga :  Diduga Ada Aroma Pelanggaran Aturan dalam Pembangunan Beronjong di Sumatera Utara

Program prioritas yakni pembangunan sumur bor, penanganan jalan melalui skema long segment, rekonstruksi jaringan air, hingga peningkatan akses sanitasi seperti WC dan pengelolaan air limbah.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri.

Dari total APBD, alokasi infrastruktur belum dapat mencapai porsi ideal karena kewajiban besar pada sektor pendidikan yang hampir menyerap 50 persen anggaran.

Meski demikian, Pemprov NTT tetap melakukan efisiensi dan refocusing anggaran agar program infrastruktur strategis tetap berjalan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version