Implementasi ini sebuah pertanggungjawaban pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas seorang kader dalam memberikan pelayanan terkait isu kesehatan yang ada di desa.
“Seperti masalah stunting, ibu hamil, penyakit menular dan penyakit tidak menular,” Pungkasnya Eluhana.
Lanjut-Nya bahwa materi yang diadakan dalam pelatihan tersebut yaitu tentang isu kesehatan dasar, pelatihan pangan lokal dan pelatihan pengolahan obat tradisional.
Jadi ia berharap setelah di lakukan pelatihan, kader-kader yang mengikuti pelatihan bisa menindak lanjuti di Tingkat Desa, agar semua masyarakat bisa memanfaatkan potensi lokal yang ada disekitar sebagai solusi masalah kesehatan dapat diselesaikan.
Kesempatan ini masyarakat tidak saja mengatasi masalah kesehatan, tapi juga berperan untuk mengatasi kemiskinan lewat ketrampilan -ketrampilan yang terlatih, seperti memanfaatkan pangan lokal untuk dibuat jadi enak atau menarik perhatian para pembeli, jika ibu-ibu Desa telah merangkainya dalam bentuk barang jualan.
Maka Tim CD Bathesda Yakkum berharap penuh, agar kerja sama antar pemerintah Desa dapat berjalan secara baik. Supaya masyarakat Desa dapat mengikuti dan berhasil dalam kegiatan dimaksud.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












