Dalam sambutan Anton Narek, Bapa Desa Hurung, menyoroti pentingnya inisiatif pembuatan pestisida nabati.
Beliau menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam mencapai tujuan tersebut.
Lebih lanjut mahasiswa Politani Kupang turut serta sebagai pemateri, memberikan pengetahuan dan terlibat aktif dalam kegiatan praktik.
Partisipasi masyarakat desa, terutama ibu PKK, menjadi kunci implementasi pembuatan pestisida nabati secara luas. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa menciptakan atmosfer pembelajaran yang berkesan.
Pembicaraan juga mencakup aspek keberlanjutan dengan menekankan bahwa semua bahan yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati dapat ditemukan di sekitar desa, tanpa memerlukan biaya besar.
Hal ini mendukung ide pembuatan pestisida nabati sebagai alternatif ramah lingkungan dan ekonomis.
Diketahui Proyek ini mendapat dukungan penuh dari BPP, yang memberikan mandat kepada tim mahasiswa untuk membawakan materi dan panduan pembuatan pestisida nabati. Mandat ini menjadi langkah awal untuk memastikan keberlanjutan dan penyebaran informasi yang maksimal.
Reporter: HL
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












