Antusiasme masyarakat dan pemuka adat mewarnai upacara penjemputan tersebut, menunjukkan dukungan kuat dari komunitas Lamaholot.
Yosep Sani Betan, yang mendampingi Johni Asadoma, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat atas kehadiran Johni sangat tinggi. “Nagi Tana Lamaholot bersatu bersama Johni Asadoma,” katanya.
Kehadiran Johni di stadion Ile Mandiri juga memberikan semangat bagi dunia olahraga di Flores Timur, terutama bagi para atlet muda yang terinspirasi oleh prestasinya sebagai mantan atlet tinju internasional.
Para penonton dan pecinta olahraga, khususnya sepak bola, sangat gembira dengan kehadiran Johni Asadoma.
Panitia Askab Flotim mengapresiasi kehadiran Johni yang juga memberikan tambahan hadiah bagi para atlet dan klub, meningkatkan semangat generasi muda untuk berprestasi.
Selanjutnya, Johni Asadoma mengunjungi rumah adat desa Riang Kotek, Kecamatan Lewolema, di mana ia disambut dengan seremonial adat yang mengesankan.
Bagi warga setempat, Johni Asadoma dianggap sebagai figur Lamaholot yang layak memimpin NTT sebagai wakil gubernur, mendampingi Melki Laka Lena.
Kehadirannya melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh Lamaholot sebelumnya, seperti Alm. dr. Hendrik Fernandez dan Almh. Frans Lebu Raya, serta Penjabat Gubernur saat ini, Odye Kalake.
Reporter : HN/ LLT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












