Di tengah kondisi keuangan yang menantang akibat pemotongan anggaran dari pusat, panitia berupaya melakukan efisiensi dalam berbagai aspek penyelenggaraan.
Salah satu upaya transparansi adalah penerapan sistem pembelian tiket dan parkir berbasis QRIS, bekerja sama dengan Bank NTT.
“Sistem ini sudah sukses diterapkan di Ngada, dan kami ingin mengadaptasinya agar event di Kota Kupang lebih tertib dan akuntabel,” jelas Chris.
Selain itu, Bank NTT juga membuka peluang bagi UMKM binaannya untuk terlibat dalam event ini, sehingga dampak ekonominya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hingga saat ini, 31 dari 35 klub sepak bola di NTT telah mendaftarkan diri untuk berlaga di Liga 4 NTT ETMC XXXIII.
Proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui aplikasi SIAP, sesuai regulasi PSSI pusat.
Chris Mboeik berharap seluruh tim dapat menampilkan permainan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kompetisi ini adalah panggung bagi pemain muda NTT untuk menunjukkan kualitas mereka. Semoga dari sini lahir bakat-bakat yang mampu melangkah ke Liga 1, 2, 3, bahkan Timnas Indonesia,” tutupnya. (**/HN)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












