Warga yang membeli ikan tersebut juga tidak mengetahui bahwa ikan yang seperti mereka beli itu telah tercemar dan dapat berbahaya jika dikonsumsi,tandasnya.
Bernardus menyebutkan bahwa ia telah berbicara dengan beberapa nelayan lokal dan bisa dicurigai aktivitas meracuni ikan ini dilakukan oleh nelayan dari luar daerah.
Hal ini dapat menjadi ancaman serius bagi masyarakat setempat, terutama bagi mereka yang mengandalkan hasil laut sebagai sumber penghidupan.
Pihak berwenang setempat telah diminta untuk menyelidiki kasus ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah aktivitas meracuni ikan di Waiteba.
Warga setempat juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam membeli ikan, terutama jika harga yang ditawarkan terlalu murah.
Dengan demikian, maraknya aktivitas meracuni ikan di Waiteba, Lembata, NTT, semakin memperlihatkan pentingnya kehati-hatian dalam membeli ikan dan menjaga kelestarian sumber daya laut kita, dilansir dari NTT Ekspress/01/Ok.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












