“Terkait dengan kegiatan hari ini, sangat diperlukan bagaimana sistem keuangan desa bisa berjalan dengan baik. Desa memiliki potensi besar, tetapi jika pengelolaannya tidak tepat, bisa menimbulkan masalah. Mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pertanggungjawaban, semuanya perlu ditata dengan baik melalui kerja sama dengan bank,” ujar Bupati.
Sementara itu, Plt. Dirut Bank NTT, Yohanes Ladu Praing, memberikan apresiasi kepada Pemkab SBD atas inisiatif ini.
“Kami sangat mengapresiasi Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati SBD yang telah menjalin kerja sama dengan Bank NTT. Dengan implementasi sistem ini, kami berharap pengelolaan keuangan desa semakin transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Implementasi Siskeudes Online yang terintegrasi dengan Cash Management System (CMS) ini diharapkan dapat mempermudah proses administrasi keuangan desa, mulai dari pencatatan hingga pelaporan, sehingga mengurangi potensi penyalahgunaan anggaran serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa.
Langkah strategis ini menjadi bukti keseriusan Pemkab SBD dalam membangun tata kelola keuangan desa yang lebih modern dan profesional, sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan desa yang mandiri dan transparan. (**/HN)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












