Ia menjelaskan bahwa ada begitu banyak makanan khas di Manggarai yang belum memaksimalkan dipromosi seperti makanan khas.
Chef Jhoni menyampaikan Labuan bajo selain terkenal dengan destinasi wisata namun sebagai pelaku kuliner akan mempromosikan makanan lokal Manggarai kepada wisatawan asing ini agar mereka lebih mengenal lebih dalam makanan khas orang Manggarai.
Kuliner lokal Manggarai terdiri dari minuman seperti kopi Manggarai, Snack seperti Gaplek dan Rebok serta Makanan pokok Jojong dan Sayur Ute lomak Welu ( Sayur urap yang diracik khusus campur dengan kemiri sangrai).
“Ini baru kuliner lokal Manggarai Timur dan pasti masih banyak lagi kuliner lokal yang terdapat di daerah Manggarai dan Manggarai Barat.”
Ia berharap agar orang Manggarai melihat ini sebagai peluang usaha di daerah wisata super premium ini.
Sebentar lagi ada Vestival Golo Koe yang rencananya akan di selenggarakan pada bulan Agustus. Ini adalah moment yang tepat untuk mempromosikan kuliner khas Manggarai.
Bahkan satu ketika mungkin saja setiap hotel yang berada di Labuan bajo diwajibkan untuk tetap menyiapkan kuliner khas Manggarai.
Reporter: Siuslaus Fendi Ruem
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












