Ayodhia juga menyampaikan bahwa Kota Kupang dan beberapa wilayah lain masih menghadapi keterbatasan ketersediaan air.
Permasalahan besar dalam penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah air masih menjadi tantangan, terutama minimnya cakupan pelayanan PDAM dan ketersediaan lahan untuk pengelolaan limbah air.
“Program GII di NTT meliputi penyediaan air, pengelolaan air limbah, dan pengelolaan sampah. Scoping Mission akan menentukan usulan GII di NTT untuk melakukan kajian awal terkait kondisi terkini,” tambahnya.
Menutup paparan, Ayodhia menyampaikan apresiasi kepada Ina Lepel dan Deputi Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan atas dukungan mereka.
Ia berharap program ini dapat didukung oleh semua pihak untuk mewujudkan ketersediaan air bersih dan sanitasi yang baik di NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












