-
Gresik, dengan estimasi tiba pada 12 April membawa 10.000 metrik ton, ditambah suplai 1.000 metrik ton dari kilang TPPI.
-
Surabaya, yang telah menerima 8.000 metrik ton sejak 10 April dan sedang dalam proses bongkar.
-
Banyuwangi, dengan estimasi kedatangan 11 April membawa 2.500 metrik ton.
Distribusi terjadwal ini menunjukkan kesiapan sistem logistik energi nasional dalam merespons kebutuhan pasar secara cepat dan terukur.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Melalui penguatan infrastruktur dan optimalisasi distribusi LPG, perusahaan berupaya memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses energi secara merata dan berkelanjutan.
Reporter: Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












