Beliau juga memberikan pesan kepada para guru untuk menjadi motivator yang baik bagi peserta didik, membantu mereka tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat dan kemampuan yang mereka miliki.
Korwas Dikmen Lembata juga mendorong agar kegiatan lomba yang diadakan selama peringatan ini dapat menghasilkan produk literasi yang bernilai.
Dalam mata lomba cipta dan baca puisi, guru bahasa Indonesia diharapkan dapat melakukan kurasi untuk menghasilkan kumpulan puisi siswa yang dapat diterbitkan sebagai bentuk prestasi sekolah.
Arahan dari Korwas Dikmen Lembata ditutup dengan resmi dibukanya Pekan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda tingkat SMAN 1 Nagawutung. Berbagai mata lomba yang diperlombakan selama peringatan ini antara lain:
Bola Billy, Paduan suara, Nyanyi Solo, Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Cipta dan baca puisi, Fashion show, Mading, dan 7K (semacam kreativitas dan kecerdasan).
Peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda ini diharapkan akan menjadi momentum penting dalam meningkatkan literasi dan semangat nasionalisme di kalangan siswa SMAN 1 Nagawutung serta memacu peserta lomba untuk menghasilkan karya literasi yang membanggakan sekolah.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










