Daerah  

Pamit Terakhir Yohanes Sason Helan di Desa Oinbit, Kabupaten TTU

Poros NTT News

“Ini adalah beban berat bagi saya, setelah saya pensiun, namun beban tersebut hanya seberat 10 kilogram, saya masih bisa meminta bantuan istri saya, bahkan ada anak saya yang dapat membantu. Namun, beban ini 1000 ton lebih supaya akan menjadi lebih ringan jika kita, sebagai keluarga, bekerja sama untuk mengangkatnya bersama,” tambahnya.

Yohanes Sason Helan juga mengingatkan anggotanya untuk terus menabung di Kopdit Swasti Sari, tetapi juga untuk bijak dalam mengelola uang tersebut.

Meskipun ia telah pensiun, ia menghimbau anggotanya untuk tetap berinvestasi dalam masa depan anak-anak mereka.

Ibu Yunita, salah seorang anggota Kopdit, mengakui betapa besar peran Sason Helan selama menjadi General Manager (GM).

“Walaupun beliau akan pergi, kami akan selalu mengikuti dan mendukung beliau, meski beliau mungkin tidak lagi membutuhkan kehadiran kami,” ujarnya dengan penuh penghargaan.

Kunjungan dan pamitan Yohanes Sason Helan di Desa Oinbit ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat dan anggota Kopdit Swasti Sari, yang telah bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Walhi Region Banusramapa: NTT Saat Ini Berada Dalam Dua Ancaman Besar

Rporter/Redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version