Daerah  

Menyambut 2023, Ana Waha Kolin Berharap Adanya Provinsi Lamaholot

Reporter : Isto Gega Welin Editor: Redaksi
Poros NTT News
Keteragan foto: Ana Waha Kolin Anggota DPRD Provinsisi NTT Komisi I Bidang Pemerintahan , dapil VI (Flotim,Lembta dan Alor).

Tapi sebelumnya disini, diri-Nya lebih sepakat memilih nama Provinsi lamaholot karena beberapa pulau ada kaitan mengait dengan latar belakang  sejarah bahkan memiliki emosionalnya yang hampir sama.

Mengapa..?  karena secara historis Provinsi Lamaholot lebih cendrung akan terjadi sebuah provinsi karena antara Flores Timur,Alor Pantar dan Lembata, itu ada latarbelakang bahkan  bahasa pun hampir sama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Rupanya nama Provinsi Flores itu, Sebut Ana Waha Kolin bahwa  akan berpengaruh dengan  ego wilyah yang terjadi ada di 9 kabupaten, sebab Flores timur tidak ada kait mengait dengan Sikka karena Sika lebih cendrung dengan Ende contoh “Paga MO’LO” keduanya bisa gunakan.

Terlebih  Manggarai seutuhnya secara historis belum ada persatuan dengan Bajawa, itu belum pernah. Maka yang pasti memiliki ego wilayah itu sendiri akan terjadi Kecuali Bajawa dengan Mbay, Ungkapnya.

Nah tolak ukur ini, “Saya lebih memilih  nama Provinsi Lamaholot jauh lebih baik dengan faktor latar belakang sejaraha yang ada kait mengait  didalam tubuh sejarahnya.”

Baca Juga :  Bawaslu RI Gelar Konsolidasi Media untuk Penguatan Pemberitaan Pilkada 2024 di Kota Kupang, NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung