Daerah  

Marjan: Belanja Disesuaikan dengan Kebutuhan Sekolah

Reporter : HN
Poros NTT News
Mantan Kepala SD Muhammadiyah 2 Kupang, Marjan, S.Pd.

PRS – Mantan Kepala SD Muhammadiyah 2 Kupang, Marjan, S.Pd, akhirnya menjelaskan terkait Dalam keterangannya, adanya pengelolaan dans sekitar Rp 20 juta yang digunakan untuk pembelanjaan disesuaikan dgn kebutuhan sekolah

Pengakuan itu disampaikan Marjan saa memberikan keterangannya pada Sabtu, 23/05/2026, terkait hasil temuan pemeriksaan inspektorat.

Ia menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran telah dipertanggungjawabkan dan barang hasil pembelanjaan tersedia di sekolah.

Berdasarkan hasil audit inspektorat tersebut tidak di temukan penyalahgunaan keuangan oleh kepala sekolah. Yang temukan adalah penyalahgunaan uang oleh bendahara sebanyak 78 lebih.

Menurutnya, keputusan melakukan pembelanjaan ada beberapa kebutuhan sekolah, seperti meja dan kursi guru maupun siswa, TV, kursi biro.

Marjan menjelaskan, dana yang digunakan berasal dari sumber hibah sekolah swasta sehingga dirinya berani mengambil keputusan pembelanjaan disesuaikan kebutuhan sekolah.

Ia juga mengaku seluruh pengeluaran tetap dicatat dan dilaporkan dalam laporan pertanggungjawaban dana bos sekolah.

Dalam penjelasannya, Marjan mencontohkan pengadaan kursi siswa yang awalnya dianggarkan sebanyak 50 unit.

Karena harga barang lebih murah dari perkiraan, sisa anggaran digunakan untuk menambah jumlah kursi menjadi 60 unit.

Baca Juga :  Dukungan Pemda Lembata untuk Konser Mitha Talahatu Dicabut, Namun Kontroversi Tetap Muncul

“Tidak ada uang kurang atau lebih yang hilang. Karena harga kursi lebih murah, saya tambah lagi jumlah kursinya supaya kebutuhan siswa terpenuhi,” jelasnya.

Meski demikian, Marjan mengakui bahwa secara teknis pembelanjaan seharusnya mengikuti mekanisme SIPLAH sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version