“Program ini juga memiliki dampak lanjutan secara keprofesian yakni para guru penggerak akan mendapatkan perlakuan khusus dalam kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan di masa yang akan datang” Imbuh Kadis PKO Flotim.
Untuk di ketahui, Kegiatan lokakarya 7 kali ini dimulai sejak jumat (28/04/2023) atau sehari sebelumnya dalam bentuk pemaparan materi oleh para pengajar praktik kepada calon guru penggerak.
Selanjutnya pada hari kedua, yaitu hari Sabtu (29/04/2023) dilakukan festival panen hasil karya yakni para calon guru penggerak memamerkan hasil karya mereka selama mengikuti pendidikan ini 6 bulan lamanya.
Para undangan yang hadir mengunjungi stand-stand dan mengamati langsung hasil karya para CGP dan berinteraksi dengan para CGP tentang hasil karya tersebut.
Selain itu, para undangan juga memberikan testimoni secara terbuka kepada seluruh peserta yang dilanjutkan dengan sesi berbagi praktik baik oleh para CGP. Salah satu sesi yang tidak kalah penting, yakni pembacaan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur dalam menyukseskan Program Pendidikan Guru Penggerak.
Reporter : Elton Nggiri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












