Tidak hanya pada bencana kali ini, para guru telah aktif membantu korban bencana seperti badai seroja di Adonara dan Lembata tahun 2021, serta bantuan kepada yang mengalami bencana kebakaran, sakit, dan lain-lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mantan Ketua AGUPENA Cabang Flores Timur ini menegaskan bahwa bantuan dari para guru untuk korban erupsi Gunung Lewotobi akan terus diberikan secara bertahap.
Bantuan ini dapat disalurkan melalui wadah PGRI maupun langsung dari sekolah ke lokasi yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada para guru yang merespons baik himbauan kami untuk berdonasi. Kita tetap kompak dan menunjukkan nilai positif dari wadah kita, PGRI.”
Solidaritas merupakan ciri khas organisasi kita dan nilai ini telah menjadi ikon PGRI. Tidak diragukan, setiap bencana yang menimpa saudara-saudari kita, para guru, PGRI wajib bersatu padu, tambah Maksimus Masan Kian.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










