Daerah  

Johni Asadoma Dorong Mahasiswa Alor Jadi Agen Perubahan

Reporter : Ringling Lantakai/PorosNTT
IMG-20260624-WA0094

PRS – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mengajak mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi untuk mengambil peran strategis sebagai pengawal supremasi hukum, penjaga kedamaian, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum di Universitas Tribuana Kalabahi, Kabupaten Alor, Selasa (23/6/2026), yang dihadiri ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi NTT.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Mengusung tema Menjaga Supremasi Hukum untuk Mewujudkan Pembangunan Daerah yang Aman, Damai, dan Sejahtera”, Johni Asadoma menegaskan bahwa hukum merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, hukum harus menjadi panglima agar keadilan, ketertiban, serta perlindungan hak-hak masyarakat dapat terwujud.

“Tanpa penegakan hukum yang adil, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Hukum memberikan kepastian, melindungi masyarakat, dan menciptakan rasa aman bagi semua pihak,” tegasnya di hadapan civitas akademika.

Selain menyoroti pentingnya supremasi hukum, Wakil Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan dan toleransi demi menciptakan Kabupaten Alor yang aman dan damai.

Menurutnya, keamanan merupakan modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan kondisi yang kondusif, sektor pariwisata dapat berkembang, investasi akan masuk, dan pendapatan daerah meningkat sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih maksimal.

“Jika keamanan terjaga, pembangunan akan berjalan baik. Pariwisata berkembang, investasi masuk, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Johni juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Alor, salah satunya komoditas unggulan Kenari Alor yang baru mendapat perhatian melalui penetapan Indikasi Geografis.

Ia menilai kenari merupakan kekayaan endemik yang harus terus dilestarikan melalui program penanaman kembali dan pengelolaan yang berkelanjutan.

“Kenari adalah kebanggaan Alor. Harus terus direplanting, dilestarikan, dan dikelola dengan baik agar memberi manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung